Interior bergaya Japandi memang tidak pernah sepi peminatnya, termasuk di Sanitere dimana banyak customer kami yang sering request desain kamar mandi Japandi. Apalagi karena gaya ini mengusung desain interior ala Jepang yang tenang dan natural serta mengombinasikannya dengan sentuhan Scandinavian yang fungsional dan bersih.
Nah, di sini kami juga akan berikan beberapa inspirasi menarik untuk gaya Japandi yang lagi ngetrend. Khususnya kalau Anda berminat untuk bangun atau renovasi kamar mandi.
Daftar Isi
Ide Desain Kamar Mandi Japandi yang Lagi Ngetrend
Tone warna netral yang hangat selalu digemari
Salah satu alasan kenapa orang menyukai gaya interior japandi karena ciri warnanya yang terkesan hangat dan lembut. Sehingga suasana yang dihasilkan memang kelihatan tenang dan bikin nyaman, bahkan untuk sebuah kamar mandi.
Jadi tidak begitu pucat seperti saya minimalis yang polos, Anda bisa coba warna-warna hangat seperti cokelat muda, krem, beige, abu muda serta broken white. Warna-warna seperti ini mudah menyebarkan cahaya lembut sehingga ukuran kamar mandi yang kecil pun dapat terlihat luas.
Gunakan material natural pada dekorasi atau perabotannya
Model kamar mandi Japandi yang sedang trend saat ini didominasi oleh material-material natural. Misalnya daripada memasang perabotan keramik atau metal, maka pilihan lebih banyak jatuh ke furniture kayu baik kayu solid atau bahan HPL motif kayu.
Ini bisa digunakan pada kabinet kamar mandi atau rak kayu yang ditempel pada dinding. Sebagai tambahannya bisa diletakkan keranjang laundry dari anyaman rotan atau dekorasi tanaman bambu berukuran kecil.
Tirai dengan motif warna kayu pada jendela kamar mandi juga bisa menjadi pilihan yang terjangkau untuk meningkatkan aksen sebuah interior Japandi.
Lantai dan dinding dari keramik atau bahan SPC
Ada dua macam bahan yang bisa digunakan pada bagian dinding maupun lantai. Jika Anda ingin membangun sebuah desain kamar mandi Japandi yang menawan maka pilihlah warna dinding dan lantai yang tidak terlalu mencolok tapi lembut.
Misalnya keramik polos dengan warna beige doff, keramik batu alam warna terang yang lembut dan keramik putih dengan net warna putih. Selain itu juga ada pilihan lantai dengan material kayu sintetis misalnya yang terbuat dari bahan SPC.
Material SPC bisa dipasang pada area kering kamar mandi. Kelebihannya adalah variasi warna dan motif kayu beragam, tahan air, kokoh serta mudah dipasang. Tampilannya juga sangat estetik karena mirip kayu asli, sehingga Anda bisa mendapatkan suasana ala Jepang menawan.
Gunakan wastafel yang minimalis ala Jepang
Peralatan dan perabotan kamar mandi seperti wastafel umumnya selalu menjadi fokus utama saat kita masuk ke kamar mandi. Biasanya Sanitere menawarkan sekalian beberapa macam jenis wastafel yang awet dan sangat recommended.
Untuk interior Japandi sendiri maka kami menyarankan penggunaan wastafel sederhana dengan bentuk yang clean. Beberapa yang lagi trend antara lain seperti bentuk persegi ramping, mangkuk berwarna putih dan bundar kecil dengan warna keramik matte.
Kalau Anda memadukannya dengan meja kabinet dari material kayu HPL, maka otomatis akan semakin menguatkan kesan interior bergaya Japandi.
Baca Juga : Desain Kamar Mandi Modern Menarik yang on Budget
Model kabinet polos untuk tempat penyimpanan
Karakteristik interior Jepang-Scandinavian ini selalu menekankan pada konsep ruangan yang bersih dan rapi. Jadi sebaiknya tidak perlu ada banyak perlengkapan kamar mandi yang dibiarkan ditaruh di luar sembarangan apalagi sampai kelihatan berserakan.
Coba pasang perabotan berupa lemari kayu berbahan plywood atau MDF yang lebih terjangkau daripada kayu asli, tapi visualnya mirip seperti kayu solid. Anda bisa memakai kabinet kayu ini yang modelnya polos dan tidak terlalu banyak ukiran. Bisa dipilih yang tanpa handle dan cara membukanya cukup di-push atau dengan handle.
Pembagian zona kamar mandi yang jelas
Interior kamar mandi Japandi yang bersih dan rapi biasanya selalu membagi zona yang jelas. Cara ini juga agar ruangan tetap terasa luas dan melegakan.
Misalnya membagi zona atau area basah, kering dan setengah basah:
- Area basah untuk bagian shower/bathtub
- Area setengah basa untuk bagian closet
- Area kering untuk bagian wastafel, kabinet dan cermin
Untuk pembagiannya bisa menggunakan material lantai yang berbeda dengan konsep open space. Bisa juga dengan pemasangan shower box minimalis dari material kaca polos untuk area basah.
Dekorasi simpel berkonsep Wabi-sabi
Wabi-sabi merupakan filosofi estetika Jepang yang fokus pada keindahan di balik ketidaksempurnaan dan kesederhanaan. Ini adalah salah satu konsep yang lagi ngetrend ketika hendak membangun sebuah desain interior ala Japandi.
Beberapa contoh dekorasi yang bisa dipasang dengan konsep seperti ini misalnya sebuah pot tanaman kecil buatan tangan. Lalu nampan sabun berukuran kecil yang terbuat dari material kayu atau dekorasi dengan memajang sebuah tempat aromaterapi berbahan kayu yang estetik.
Cermin kamar mandi tanpa frame yang tebal
Wastafel selalu dipasangkan dengan sebuah cermin berukuran besar dan untuk konsep Japandi maka sebaiknya gunakan model cermin sederhana. Yang kami maksud adalah cermin bisa tanpa frame atau menggunakan frame dengan bingkai yang tidak terlalu berat.
Beberapa contoh cermin yang bisa dipilih misalnya cermin dengan frame berbahan kayu coklat alami. Frame kotak dengan frame warna hitam atau abu-abu matte bisa menjadi pilihan menarik.
Contoh Layout Kamar Mandi Ala Japandi
Supaya Anda tidak bingung maka Sanitere akan coba berikan beberapa inspirasi penataan atau layout kamar mandi style Japandi untuk ukuran area standar ya:
Kamar mandi berukuran 2 meter x 2,5 meter
Bisa dibuat kamar mandi dengan layout model L-shape. Pada area sisi kiri cobalah tempatkan wastafel beserta kabinet gantung berukuran kecil. Kemudian sisi sebelah kanan bisa digunakan untuk ruang basah (shower + closet).
Shower bisa menggunakan partisi kaca tanpa frame sebagai pemisahnya. Untuk konsep L-shape ini maka closet dapat diinstall dan disembunyikan pada area pendek layout (corner).
Kamar mandi ukuran 1,5 meter x 2 meter
Ini adalah tipe kamar mandi kecil sehingga bentuk yang cocok adalah model linear alias memanjang. Untuk wastafel dapat dipasang dekat pintu, sementara closet diletakkan di area tengah agar tidak memenuhi jalan.
Begitu pula untuk area shower ditempatkan pada bagian paling ujung dan gunakan shower curtain atau kaca bening sederhana yang tipis. Install rak kecil di atas wastafel untuk meletakkan perlengkapan kamar mandi atau nampan kayu tempel di dalam shower area.
Intinya kalau Anda ingin mewujudkan kamar mandi Japandi entah ukuran ruangannya kecil, sedang dan besar maka Sanitere bisa bantu.
Contohnya seperti model interior di atas atau Anda juga sudah punya konsep interior ala Japandi sendiri. Maka tinggal konsultasikan saja dengan kontraktor kami yang siap melayani jasa pembuatan kamar mandi dan renovasi kamar mandi.
Hubungi kami sekarang juga di kontak berikut ini sales@sanitere.co.id atau 0813-2003-0010. Kami siap memberikan saran dan rekomendasi desain terbaik termasuk pembuatannya sekalian.
Seberapa bermanfaatkah postingan ini?
Klik bintang untuk menilainya!
Peringkat rata-rata 0 / 5. Jumlah suara: 0
Belum ada suara sejauh ini! Jadilah yang pertama menilai posting ini.
We are sorry that this post was not useful for you!
Let us improve this post!
Tell us how we can improve this post?
